Airlangga Hartarto: Sukses Mencetak Pekerja

Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengatakan bahwa yakin output dari program Kartu Prakerja sudah sukses melahirkan wiraswasta-wirausaha kuat yang dapat selamatkan perekonomian Indonesia selama saat wabah pandemi covid-19.

“Kami berharap seluruh penerima prakerja bisa menjadi calon usahawan kecil dan menengah. Jadi graduasi kartu prakerja menjadi wiraswasta-wiraswasta baru dan ini ada di seluruh Indonesia, bisa membantu menyelamatkan ekonomi,” ujarnya.

Airlangga juga mengatakan beberapa yang menerima Kartu Prakerja ini mempunyai karakter yang kuat, gigih, dan tahan membanting yang menjadi modal untuk bangun dari kemerosotan karena terimbas wabah pandemi covid-19.

“Dari testimoni yang diberikan, beberapa mengikuti pendaftaran tidak satu kali langsung diterima, ada yang mencoba sampai delapan kali lalu yang kesembilan baru diterima. Itu menunjukkan kegigihan yang luar biasa,” ujarnya.

Dia pastikan program ini untuk menambah kualitas kemampuan beberapa karyawan dan melahirkan lapangan pekerjaan baru ini terus akan bersambung dengan sasaran yang menerima sekitar 8,2 juta orang diakhir 2021.

“Targetnya penerima kartu Prakerja sebanyak 8,2 juta. Ini sudah jalan semester I sebanyak 2,7 juta penerima. Program tersebut akan terus dilakukan di semester II,” ujarnya.

Disamping itu, menurutnya, pemerintahan terus akan menggerakkan beberapa alumni Kartu Prakerja menjadi wiraswastawan-wirausahawan baru dengan memberinya akses pendanaan lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Airlangga Siapkan KUR untuk Alumni Kartu Prakerja

Airlangga Hartarto memperjelas siap memberikan fasilitas kesempatan pendanaan KUR Super Micro khusus untuk Alumni Prakerja. Warkop Digital memberi respon peluang itu dengan turut berperan serta dan memberikan dukungan Alumni Prakerja untuk mewujudkan usaha Warung Kopi Digital di Bandung, Jawa Barat.

Pencetus Warkop Digital Dedi Yudianto menjelaskan kedatangan program itu akan menyangga kampanye digitalisasi UMKM Pemerintahan dan mempunyai potensi merealisasikan 10 juta lapangan kerja, khususnya untuk membuat ekonomi dusun saat wabah Covid-19.”Program Warkop Digital dapat memberikan basis ekonomi digital di setiap desa,” ujar Dedi.

Di tahun 2020, Bencoolen Coffee menjadi satu diantara partner edukator training Prakerja dengan kelas “Barista Pemula & Wirausaha Kopi Kekinian dengan Modal Minim” dan sudah mempunyai keseluruhan 21.000 alumni yang menyebar di semua Indonesia.

Beberapa alumni disiapkan menjadi calon wiraswasta dalam sektor industri perkopian dan service digital yang paling diperlukan di tengah-tengah wabah Covid-19. Oleh karenanya, sekarang ini Bencoolen Coffee sedang membuat Warkop Digital untuk saranai tempat kumpul digital dengan support kopi Bengkulu sebagai pendorong, dan mengikutsertakan bermacam tipe kopi dari sabang sampai Merauke untuk disajikan setiap Warkop Digital di dusun dan kelurahan.

Warung Kopi Digital sebagai program wiraswasta berdikari dengan pendayagunaan tehnologi digital dan internet dalam peningkatan kekuatan dusun, marketing, pemercepatan akses dan servis info dan membuat usaha micro buat memberinya lapangan kerja untuk warga.

Dedi mengatakan Warkop Digital bukan hanya sebagai pusat bisnis UMKM desa, tetapi juga pembelajaran digital. “Semuanya akan dikelola oleh alumni Kartu Prakerja yang sudah mendapatkan pelatihan dan sertifikat. Alumni Kartu Prakerja dapat menjadi salah satu dari ratusan keagenan digital yang akan hadir di desa dan kelurahan,” ujarnya.

BACA JUGA: FAKTA TOKOPEDIA PADA TAHUN 2020

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *