Beragam Jenis Olahraga Lari

Olahraga Lari Atletik

Atletik sebagai cabang olahraga paling tua di dunia umum ditandingkan dalam kompetisi olahraga antarnegara, seperti Olimpiade, Asian Game, atau SEA Game. Lari sebagai salah satunya nomor laga yang cukup berprestise pada atletik. Lari dalam kompetisi atletik menyatukan beberapa komponen penting, seperti kecepatan, ketahanan badan, dan kecakapan. Diambil dari Worlds Athletics, ada lima cabang olahraga lari dalam atletik yang terdiri sebagai di bawah ini.

1. Lari Jarak Pendek.

Tehnik lari sprint benar-benar memprioritaskan kecepatan seorang olahragawan untuk tempuh jarak pendek, dimulai dari 100 mtr., 200 mtr., dan 400 mtr.

2. Lari Jarak Menengah Dan Jauh.

Tehnik lari ini bukan hanya memprioritaskan kecepatan, tetapi juga stamina dan ketahanan badan. Cabang lari ini terdiri dari jarak 800 mtr., 1.500 mtr., 5.000 mtr., 10.000 mtr., dan hambat rintang (steeplechase) 3.000 mtr.

3. Lari Estafet

Macam lari jarak pendek yang menandingkan beberapa team yang terdiri dari 4 pelari yang bawa tongkat untuk selalu beralih sampai garis finish. Lari ini terdiri dari dua jarak, yaitu 4×100 mtr. dan 4×400 mtr.

4. Lari gawang.

Macam lari jarak pendek yang memadankan kecakapan pelari untuk melalui gawang dalam jumlah dan ketinggian tertentu. Cabang lari ini terdiri dari tiga nomor, yaitu 110 mtr. putra, 100 mtr. putri, dan 400 mtr.

5. Lari Maraton.

Cabang olahraga lari yang tempuh jarak paling jauh, yaitu 42,195 km untuk full-marathon dan 21,0975 km untuk half-marathon.

Olahraga Lari Sebagai Kegiatan Rutin

Beberapa olahraga lari berguna juga untuk tingkatkan performa olah fisik Anda, dimulai dari jenjang terendah untuk pemula sampai yang jenjang cukup melawan untuk Anda yang telah terlatih melakukan aktivitas fisik.

1. Lari Rekondisi

Lari rekondisi merujuk pada tipe lari jarak pendek dan kecepatan rendah. Tipe ini umumnya dipakai sebagai sisi latihan sesudah latihan fisik yang intens. Untuk lari rekondisi, Anda harus biarkan badan sembuh dari kecapekan karena kegiatan, seperti lari periode panjang awalnya . Maka, Anda dapat lari sepelan kemungkinan dalam tipe olahraga lari ini.

2. Lari dasar

Lari dasar tidak membutuhkan jarak yang jauh. Anda dapat lari dengan jalur sedang dengan kecepatan senyaman mungkin. Tipe olahraga lari ini sebetulnya tidak melawan, tetapi lebih berguna sebagai latihan ketahanan. Anda harus teratur menambahnya ke kegiatan rutin latihan tingkatkan perform lari dengan bertahap.

3. Lari Periode Panjang

Sama sesuai namanya, lari periode panjang harus habiskan waktu lama, minimum lumayan lama untuk membikin badan Anda berasa capek. Lari periode panjang mempunyai tujuan membuat ketahanan murni Anda. Jarak lari yang hendak Anda menempuh, bergantung pada keadaan dan kemungkinan dapat berbeda sama sesuai tingkatkan ketahanan badan.

4. Lari Progresif

Dalam lari progresif, Anda mulai lari dengan kecepatan yang senyaman kemungkinan, selanjutnya berkembang ke kecepatan yang semakin tinggi. Lari progresif lebih susah dibanding lari dasar dan direncanakan untuk selalu menggerakkan seberapa jauh batasan kekuatan badan Anda.

5. Fartlek

Fartlek datang dari istilah bahasa Swedia yang memiliki arti “permainan cepat”, yang mewajibkan Anda untuk menyatukan lari dasar dengan kecepatan dan jarak yang bervariatif. Tipe lari ini ialah olahraga yang bagus untuk latih badan menantang kecapekan yang muncul saat lari dengan kecepatan yang semakin tinggi, khususnya saat Anda baru mengawali latihan.

6. Hill Repeats

Saat latihan hill repeats, yang penting Anda kerjakan ialah lari ke atas bukit secepat-cepatnya, lari turun kembali, dan ulang proses ini. Jumlah perulangan lari tidak sama, tetapi tetap harus menimbang keadaan fisik dan pengalaman Anda. Hill repeats berguna dalam membuat kemampuan dan kecepatan, tapi cuman bisa dilaksanakan sesudah terlatih lari.

7. Lari Bertempo

Dalam lari bertempo, Anda diwajibkan untuk lari secepat-cepatnya dalam kurun waktu 1 jam bila Anda sebagai pelari professional, dan 20 menit bila Anda sebagai pemula. Tipe olahraga lari ini akan menolong Anda tingkatkan kecepatan dalam lari jarak jauh atau maraton, sekalian jaga kecepatan dalam jarak saat yang semakin lama.

8. Lari jeda

Lari jeda sebagai gabungan dari lari perlahan dan lari cepat, dengan menyatukannya dengan lari rekondisi atau jogging. Tipe lari ini dapat memiliki sifat singkat atau lama, sesuai keperluan Anda. Latihan lari jeda dengan teratur bagus untuk tingkatkan perform lari dan ketahanan Anda keseluruhannya. Menjadi pelari yang lebih bagus, Anda harus latih diri dengan beragam tipe olahraga lari, dan bukan hanya konsentrasi pada satu tipe saja. Beberapa macam lari dapat meletihkan, tapi semua berperanan penting pada kenaikan perform olahraga.

Anda pun perlu menyeimbangi kegiatan fisik dengan konsumsi makanan memiliki nutrisi sehat dan imbang. Lakukan pola hidup sehat, seperti stop merokok dan minum alkohol supaya Anda dapat rasakan faedah kesehatannya dengan maksimal.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *